Tips Pilih Oli
TIPS BIKERS
Salam bikers bro, apa kabar bro? Lancar? Mudah-mudahan lancar wae bro, hehe soalnya ane juga lancar-lancar aja bro, hehe, gimana ngaspalnya bro, ada problem kah? , hehe udah di check belum kondisi motornya bro, jangan Cuma make doang taunya bro, hehe, udah ganti oli belum brow, soalnya pada kesempatan kali ini ane bakal bahas khusus mengenai oli dan spesifikasi pemakaiannya, Buat apa beli oli dengan spesifikasi tinggi, jika kebutuhannya hanya spek biasa. Selain boros harga, penggunaan oli yang tidak sesuai ini akan membuat komponen tidak tahan lama bro. Sering terjadi dialog atau diskusi soal oli di tongkrongan , kalau gue pakai oli SAE rendah. Itu Lebih bagus,” kata seorang bikers yang satu. yang Satunya lagi ngomong, jangan Cuma SAE bro, tapi API service nya juga yang lebih tinggi pasti lebih bagus.
Dari obrolan tersebut kita belum tau mane yang bener bro, jangan main ambil kesimpulan aje bro,hehe. Pertanyaannya apa iya oli SAE dan API service itu bagus, juga bagus buat motor sobat? Perlu kita pelajari terlebih dahulu bro, Menurut pendapat dan pengalaman saya bro, Pemilihan oli yang benar adalah yang sesuai dengan spesifikasi mesin bro. Kalau mesin buatan tahun lama, katakanlah dibawa tahun 2000, pilihan oli dengan SAE rendah yang dikenal dengan oli lebih encer, malah gak bagus ke mesin bro.
Pemilihan spek pelumas pada mesin mesti menggunakan atau memperhatikan latar belakang jenis mesin motor tersebut bro. Setiap motor dibangun dengan celah-celah antar komponen logam dalam mesin yang berbeda-beda. Dan hal ini membutuhkan jenis oli dengan spesifikasi kekentalan yang berbeda pula bro. makin besar nilai SAE, maka nilai viskositas oli tersebut akan semakin besar, viskositas itu bermakna pelumasan akan semakin kental sob. Paling gampang kita bisa melihat spesifikasi mesin dan oli yang cocok untuk motor dari buku manual yang biasa diberikan pabrikan motor. Sebab, mereka pasti lebih mengetahui dan sudah menguji kesesuaian oli untuk motor yang diproduksinya bro. Sebagai Contoh : bila motor menurut pabrikan harus menggunakan oli dengan spek 20W-50 yang berarti kental, atau dalam kata lain oli yang menempel pada celah komponen cukup tebal. Jika kita memaksakan menggunakan oli dengan spek lebih encer, misalnya 10W-40, maka pelumas pada celah-celah komponen akan lebih tipis dan bisa membuat suara mesin menjadi kasar bro, Begitu pula untuk motor matic yang celah-celahnya lebih rapat, jika menggunakan oli kental. Maka, bisa membuat celah komponen tidak terlumasi dengan efektif. Efeknya mesin menjadi panas, kerusakan komponen menjadi lebih cepat, dan tentu saja akan lebih boros bro, baik dalam penggunaan oli mau pun komsumsi BBM, Jadi gunakan oli sesuai dengan spesifikasi motor ya,bro !
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar